Pengusaha Minta Pemangkasan Golongan Cukai Rokok yang Adil
Dibuat Oleh : Prayogi Nugraha, Terbit : 19 April 2017 Dilihat : 107 Kali

Pengusaha Minta Pemangkasan Golongan Cukai Rokok yang Adil

Jakarta -- Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran meminta pengurangan jumlah golongan tarif cukai rokok yang akan dilakukan pemerintah, harus berpihak kepada industri tembakau lokal.

Menurut Ismanu, rencana penyederhanaan golongan tarif cukai rokok dari 12 menjadi sembilan atau delapan bisa saja merugikan.

Jika daftar golongan tarif baru tidak bisa mengakomodasi jumlah varian jenis produksi rokok berdasarkan kapasitas industri yang masih bertahan saat ini, maka kebijakan tersebut jelas merugikan.

"Industri hasil tembakau itu memiliki tiga lapis kelas, yakni besar, menengah, dan kecil. Sementara, pola pasar yang ada adalah 'kanibalisme' dimana setiap ada korban pabrik, bisa menyehatkan pabrik yang lain," jelas Ismanu dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (18/4).

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji mengatakan dukungan kepada pelaku industri rokok lokal harus diberikan karena terbukti telah memberikan manfaat bagi negara, mulai dari penyerapan bahan baku hingga tenaga kerja.
 

Untuk itu, Agus menyetujui adanya usulan mengenai pengenaan tarif cukai yang lebih tinggi kepada rokok impor atau rokok putih, dibandingkan rokok kretek.

"Kalau negara mau melindungi harus ada disparitas. Cukai lebih rendah bagi rokok kretek atau berbahan baku lokal dibandingkan dengan rokok putih yang berbahan baku impor," ujar Agus.

Kebijakan tersebut menurutnya akan memberi jaminan keberlangsungan industri kretek dalam negeri dan tembakau nasional. Selain itu, dari sisi penyerapan kandungan tembakau lokal, industri rokok kretek juga bisa lebih dipertanggungjawabkan.

"Kalau tidak dibedakan, akan tergerus dari hulu ke hilir. Ini sebenarnya peperangan korporat multinasional. Untuk itu kami usul ada disparitas, khusus untuk rokok putih, berbahan baku impor, dikenakan cukai tinggi," ujarnya.

​Sumber: http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170418151102-92-208402/pengusaha-minta-pemangkasan-golongan-cukai-rokok-yang-adil/


  

0 Komentar

Komentar


Nama Lengkap
Email
Alamat Website
Komentar
 
Galeri
Jejak Pendapat
Kawasan Ekonomi Kecamatan
Infrastruktur Perkotaan
Kartu Sejahtera (Gratis dari Lahir sampai Mati)
Penataan Birokrasi
Penguatan organisasi Agama
Kawasan Ciber City dan Technopark
LINK TERKAIT